Postingan

Ketika Makna Kemerdekaan Itu Kembali Berbicara

Gambar
                                              Pada tanggal 25 Juli 2018, Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta meresmikan area Lapangan Banteng yang tampil dengan "wajah baru"-nya. Peresmian Lapangan Banteng tentu saja disambut meriah oleh masyarakat DKI Jakarta yang harus menunggu sekitar 2 tahun untuk menantikan "wajah baru" dari tempat ini. Terbentuknya "wajah baru" dari Lapangan Banteng ini tidak terlepas dari andil Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menginginkan supaya Lapangan Banteng berbenah menjadi tampilan tempat yang estetika dan nyaman untuk dikunjungi oleh seluruh masyarakat DKI Jakarta dan oleh karena itu, Beliau mempercayakan tugas ini kepada salah satu arsitek ternama di Indonesia, Yori Antar untuk membuat suatu rancangan dan bentuk landscape yang akan ditampilkan dalam keindahan dan kenyamananya. Dan hasilnya, kini La...

DISKORIA SELEKTA : " Simbol Kebangkitan Kembali Musik Disko Indonesia dan Euforia Musik Disko di Tanah Air"

Gambar
DJ atau yang nama kepanjanganya Disk Jockey, siapa yang tidak mengenal itu? apalagi untuk generasi milenial yang akhirnya sekarang ini kita menyebutnya dengan istilah EDM (Elektronical Dance Music). Jika EDM begitu mendominasi dan menjadi favorit bagi generasi milenial di era sekarang ini, bagaimana dengan musik disko ? mungkin jika mendengar kata disko, yang terbayang di benak pasti adalah sebuah aliran musik di era tahun 80 hingga 90-an yang begitu mendominasi kalangan anak muda saat itu.  Berbicara tentang musik disko, tentu sangat berbeda dengan aliran EDM yang kita kenal seperti sekarang ini meskipun sama-sama mampu membuat para hadirin berdansa, jika EDM lebih menampilkan musik yang cukup keras dan membuat telinga istilahnya budeg  lain dengan disko yang lebih menampilkan gaya musik yang tenang dengan detukan lagu yang cukup menarik. Jika berbicara mengenai sejarah musik disko, tentu saja aliran musik ini ditenarkan oleh para musisi barat dan meskipun sudah ada seja...

ASIAN PARAGAMES 2018, "kisah sejuta inspirasi dan semangat hidup dalam sebuah kekurangan"

Gambar
 " Kesempurnaan hanyalah milik Tuhan"    Sebuah pepatah Indonesia yang selalu tertanam dalam pikiran manusia, kesempurnaan adalah sesuatu yang diidamkan oleh seluruh manusia di muka bumi ini apalagi menyangkut fisik dan kecakapan dalam hal berkomunikasi dan tampilan wajah. Tak heran, jika kesempurnaan dan kelengkapan fisik adalah sesuatu yang spesial bagi manusia untuk melakukan kegiatan dan hal" besar yang mampu mencatatkan nama mereka dihadapan berjuta manusia di dunia seperti dalam bidang olahraga. Jika berbicara dalam bidang olahraga, siapa yang tidak mengenal Cristiano Ronaldo ? seorang pesepakbola terbaik di dunia saat ini yang memiliki fisik yang sempurna dengan ketampanan wajahnya yang mampu memikat banyak wanita di dunia serta harta yang berlimpah, siapa juga yang tidak mengenal Usain Bolt ? seorang pelari dari negeri Jamaika yang memiliki kecepatan yang luar biasa pada kedua kakinya dan sudah mengoleksi medali emas terbanyak di olimpiade dalam bidang atletik ...

PON YOUR TONE " Gegap Gempita ala 80-an"

Gambar
Pon Your Tone mungkin bukanlah suatu festival musik yang terkenal layaknya DWP,  We The Fest,  Synchronize Fest dll. Akan tetapi, ada yang spesial dari Pon Your Tone itu sendiri pada hari sabtu yang lalu. Oh iya, sebelumnya  gw pengen jelasin kalo Pon Your Tone itu adalah sebuah pesta gelaran musik yang dirancang dan dibentuk oleh Dipha Barus, seorang Dj kebanggan Indonesia yang sedang naik daun saat ini sejak 3 tahun yang lalu dan kemarin hari sabtu adalah bertepatan dengan ulang tahun Pon Your Tone yang ke 3 (3rd Anniversary). Untuk membuat acara anniversary ini semakin meriah, maka tema konsep yang diambil berupa Indonesian 80's night party dengan seluruh tamu yang hadir minimal memakai baju ala tahun 80an. Untuk harga tiket sendiri tidak terlalu mahal dengan harga sekitar Rp.250.000  When Party Has Been Started  Acara dimulai sekitar jam 9 malam dengan para hadirin yang sudah memenuhi The Establishment, sebuah tempat di kawasan SCBD daerah Sudirma...

DJAKARTA WAREHOUSE PROJECT : " Come, Take The Moment and Be Free"

Gambar
"We Were Young, We Were Dumb We Were Do It Again" Sebuah lirik lagu "We Were Young" dari DVBBS, Duo Dj terkenal asal Kanada yang cocok menggambarkan suasana dan kemeriahan dari konser Djakarta Warehouse Project (DWP) 2017 yang merupakan konser EDM terbesar di Indonesia bahkan hingga di Asia Tenggara yang selalu dilaksanakan setiap bulan Desember. Konser DWP sendiri merupakan event yang paling ditunggu dan dinantikan oleh hampir seluruh orang Indonesia bahkan hingga se-Asia setiap tahun, maklum karena untuk  dan sudah tidak terhitung banyaknya DJ terkenal yang sudah tampil di konser DWP seperti Hardwell, Armin Van Buuren, Tiesto, Martin Garrix, Steve Aoki, Showtek, Alan Walker dll.  Konser Djakarta Warehouse Project dibentuk dan diselenggarakan dibawah naungan Ismaya Group yang merupakan sebuah grup perusahaan yang mendirikan banyak restaurant terkenal seperti Sushi Groove, Pizza E Birra, Tokyo Belly,  Djournal Coffee dll. Ismaya Group sendiri ...

MAKNA COFFEE "You Can Understand What The Meaning of Creative"

Gambar
Keenan Pearce mungkin bukan sosok yang asing di Indonesia. Dia adalah kakak kandung dari Pevita Pearce, aktris cantik terkenal yang sudah membintangi hampir semua film dan iklan Indonesia. Berbeda dengan Pevita, Keenan lebih mengutamakan dunia bisnis dan design yang dituangkan dalam sebuah bisnis terkenalnya yaitu "Makna Creative".  Makna Creative adalah Perusahaan jasa kreativ seni dan design yang didirikan pada tahun 2014. Bekerja sama dengan Ernanda Putra, seorang desainer grafis dan selebgram terkenal, Makna Creative sudah banyak mengerjakan banyak proyek kerja yang berhubungan dengan dunia visual , fotografi dan seni. Kini,  Makna Creative muncul dengan terobosan dan inovasi baru yang bernama "Makna Coffee" yang merupakan sebuah kedai coffee shop yang berada di Kuningan City Mall.   Keenan Pearce "The Founder"  Konsep "Makna Coffee" ini sendiri adalah sebuah kedai coffee shop dengan fungsi ganda sebagai studio. Dengan interior dan komposi...

We The Fest #Day 1

Gambar
It's not just about concert , it's experience"  Mungkin ini adalah sebuah kalimat yang pas untuk konser We The Fest 2017. Konser yang berlangsung tanggal 11-13 Agustus 2017 ini berlangsung sangat meriah karena mengundang semua musisi terkenal dengan genre anak muda yang sedang digandrungi saat ini dan saya turut ikut dalam konser ini. Konser We The Fest (WTF) sebenernya sudah ada sejak tahun 2015 hanya saja saya baru ikut We The Fest 2016 setahun yang lalu dan tempatnya pun berada di Istora Senayan ditambah dengan hujan yang turun membuat suasana semakin menghipnotis. Namun untuk tahun ini, tempat pelaksanaan berlangsung di Jiexpo Kemayoran yang tentunya menjadi berkah bagi saya (hanya 10 menit dari rumah, deket kan hehehehh). Meskipun 3 hari , saya membeli untuk 2 hari yaitu tanggal 12-13 Agustus karena tiket untuk tanggal 11 sudah sold out dan saya pikir wajar karena di hari itu Kodaline dan The Kooks tampil.   Untuk hari sabtu , musisi yang tampil adalah Lany , ...